Entri Populer

Jumat, 28 Oktober 2011

I HATE MY SELF

lo pernah gak ngerasain dimana lo gak guna banget. nah itu dia yang uge lagi rasain sekarang. gak tau kenapa gue ngerasa ga guna bangetttt....seolah-olah gue emang gak punya potensi apa-apa. entah apa namanya ini. rasanya gue butuh aja penyemangat supaya gue bisa bangkit lagi. sebetulnya gak ada masalah apa-apa, tapi gak tau kenapa gue...GUE....kkkyyyyaaaaaa...... TT___TT

sumpah gue gak tau ini perasaan galau, resah, risau..atau apalah, susah banget buat diungkapin dah

rasanya gue pengen nangis sekenceng-kencengnya, menggugu..terus kulari kehutan belok ke pantai terus nyari semak-semak..nongkrong disitu...(haaaa....lupakan)

bener-bener gak tau harus ngomong apa disini,ngungkapin apaan, gue juga gak tau..pokoknya gue marah, benci sama keadaan kayak gini..rasanya pengen nampar sesuatu buat ngilangin perasaan kayak gini....
dan yang jadi sasarannya akhirnyat gue nulis aja...
>0<

#gue benci keadaan gue sekarang ini!!!
#pergi aja lo si MALAS,si PENGECUT gue gak butuh lo dalam hidup gue!!!

Selasa, 20 September 2011

LOVE LETTER IN YOUR BIRTDAY (I LOVE YOU MOM)

Hari ini..tepat di tanggal 21 september 45 tahun silam. Lahirlah seorang anak perempuan yang dalam keadaan tidak tau apa-apa. Sikecil itu tidak mengetahuia kejadian di 45 tahun yang akan datang. Namun sang ibu membesarkan putri kecilnya itu dengan penuh kasih dan sayang. Si kecil tumbuh menjadi seorang yang sangat berani dan lincah. Walaupun tubuhnya kecil namun semangat dan keberaniannya menglahkan nyali sang kakak.

Waktu terus berjalan..sikecil pun tumbuh dan terus tumbuh. Belajar dari jenjang sekolah yang satu dan berlanjut ke jenjang yang lebih tinggi. Sekarang julukannya bukan sikecli lagi, melainkan seorang gadis remaja yang sedang merekah. Gadis ini memiliki paras yang cantik, rambut hitam lebat, dan juga pintar. Tak heran gadis memiliki banyak temana karena suka bergaul juga ramah. Begitupun orang tua si gadis ini. Sangat terbuka dan dermawan. Terkadang si gadis merasa empati dengna teman yang berkekurangan. Namun karena gadis ini sangatlah baik hati, maka dia tidak akan memili-milih teman. Dia akan berusaha mengatakan yang benar jika memang itu benar, dan mengatakan tidak jika itu salah. Keberaniannya sejak masa kanak-kanak terus tumbuh hingga si gadis ini remaja.

Kisah percintaannya??? Jangan ditanya..si gadis ini termasuk salah satu gadis pujaan di sekolahnya. Tak heran banyak bujang-bujang yang ingin mendekati. Namun sang gadis memiliki prisnsip yang kuat untuk tidak berpacaran. Tapi bukan berarti menolak lalu menghindari para bujang-bujang itu, sebagai gantinya para bujang tetap menjadi salah satu daftar teman-temannya si gadis.

Sampai akhirnya...si gadis menjadi gadis dewasa, dan tentunya si gadis melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi lagi. Disitulah awal kisah perjalanan kehidupan dimulai. Di tempat perantauan menuntut ilmu, dia banyak belajar banyak tentang kehidupan. Namun karena sudah memiliki prinsip yang kuat maka semua itu dijalankan dengan mudah oleh si gadis. Disana, si gadis menemukan banyak teman, tapi hanya 2 teman terbaiknyalah yang tetap menjalin hubungan persahabatan hingga sekarang. Sampai-sampai si gadis menemukan tambatan hatinya melalui kedua sahabatnya ini.

Diakhir masa pendidikannya, sigadis memiliki planing yang sangat panjang. Pertama, dia ingin bekerja terlebih dahulu, lalu jika sudah mulai cukup mapan barulah dia memikirkan yang namanya jodoh. Namun sayangnya takdir yang sudah ditentukan pada saat dia lahir berkata lain. Si gadis dihadapkan 2 persoalan yang rumit dna ini harus dipilih salah satunya untuk masa depan. Pertama, jodoh yang dikenalkan oleh kedua sahabatnya itu melamar si gadis. Hal ini awalnya ditolak si gadis secara halus dengan alasan ingin berkarir dulu. Namun sang ayah gadis menasihati bahwa jodoh juga rejeki, jadi tidka baik menolak itu. Kedua, umur gadis yang sudah cukup matang untuk berumah tangga, namun kembali lagi..si gadis ingin berkarir dahulu. Yah...memang itulah takdir. Akhirnya si gadis menurut apa kata orang tua. Lalu...dimulailah babak baru kehidupan si gadis.....

Si gadis sekarang bukan lagi gadis yang bisa sembarangan dikagumi oleh bujang-bujang seperti dulu sekolah, sudah memiliki suami yang akan selalu menjaganya dan menyayangi melebihi bujang-bujangnya yang dahulu. Kehidupannya kini berganti status menjadi istri.
Dan apakah yang selanjutnya keinginan si istri dan suami??? Tentulah memiliki keturunan...tak berapa lama setelah janji suci itu terucap, si istri dinyatakan hamil. Dan kehamilannya ini sangat disambut bahagia oleh keluarga besar baik dari istri maupun suami. Dan itulah babak baru kehidupan si istri, suami juga si calon anak yang ada dikandungan.

9 bulan kemudian..

Saatnya si calon anak bersiap menyongsong dunia....
Setelah perawatan selama kurnag lebih 9 bulan, dengna penuh sayang dan kasih. Tak lupa juga doa tak henti-hentinya dipanjatkan ke hadirat ilahi agar si calon anak pertama ini menjadi manusia baik dan berbakti. Akhirnya saat yang dinanti telah tiba. Antara hidup dan mati si istri dipertaruhkan disini. Segala macam upaya medis dilakukan demi keduanya selamat....walaupun harus melalui operasi yang sangat menyakitkan, namun rasa sakit itu terhapus ketika tangisan pertama sanga anak berkoar memecah kecemasan. Ucapan syukur tiada terkira terucap dari seluruh keluarga, hingga pada dokter yang membantu pun ikut merasakan kebahagiaan. Si istri sekarang bertambah statusnya menjadi sang ibu. Ibu yang menjadi madrasah bagi anaknya, ibu yang dengna kasih dan sayang merawat dan membesarkan sang anak, ibu yang dengan kesabaran dan pengorbanannya senantiasa menemani tumbuh kembang sang anak dan ibu yang tak henti berdoa dalam malam-malamnya hanya untuk anaknya.

Ibu...yah ibu, julukan yang sangat mulia. Mulia karena pengorbanannya, mulia karena kesabarannya,mulia karena ketulusannya, mulia karena kecintaanya, mulia karena kasihnya, mulia karena keridaannya, dan mulia karena engkaulah yang telah membesarkan aku..

Ibu,...kau kini sudah menginjak usia lanjut, namun pengorbananmu, kesabaranmu, ketulusanmu, kecintaanmu, kasihmu, keridaanmu tak akan pernah lekang oleh waktu. Semakin aku tumbuh, semakin besar pengorbananmu, kesabaranmu, ketulusanmu, kecintaanmu, kasihmu, keridaanmu. Aku sungguh tak akan pernah menyesal memiliki sosok ibu sepertimu. Walaupun kita jauh, namun aku yakin hati kita pastilah dekat.
Kau tak pernah mengucapkan semua itu, namun aku tahu kau selalu mengucapkannya dalam hati dan setiap perbuatanmu...
Dihari kelahiranmu ini, hanya doa dan ucapan kecil yang bisa kuberi untukmu. Serta bakti ku....


AKU SAYANG IBU

Gadis kecilmu

Selasa, 30 Agustus 2011

HAPPY IED MUBARAK

Ya Allah..kenapa hati ini gamang banget... >0< Entah, disebut apa perasaan ini. Rasanya pengen menangis karena bulan kemuliaan mu sebentar lagi pergi..rasanya hamba belum sempurna dalam membenahi diri T___T Ditambah, aku masih pengen berlama-lama di rumah ini. Masih ingin berkumpul dengan umi abi. Habis nge download beberapa lagu nasyid yang dulu sempat gue suka..(sampe sekarang sih..) salah satunya ‘satu pagi dihari raya by raihan’, gue sempet sedih banget...apalagi salah satu liriknya “gema takbir di pagi raya ku teringat kampung halaman, aku diperantauan tak berdaya menahan sebak. Gema tkabir di pagi raya kurindukan ibu disana. Keluarga sanak saudara hanya doa ku kirimkan”
itu lirik ngena banget saat gue merasakan lebaran tahun kemarin. Tapi gak tau kenapa, wlaupun gue sekarnag berada ditengah-tengah keluarga, tetep aja...feel gue kayak anak rantau gitu..heheheh

Terus ada lagi lirik nasyid
“tertatih aku mengejar bulan, mengais sisa-sisa ramadhan. Terjatuh tersungkur dikeheningan..Ramadhanku telah pergi..syawal tlah menjelang. Tinggalkan arti 70 tingkatan amal ibadah bagi insan beriman. Duhai sahabat pilihan Allah..dihari ke 7 ba’da ramadhan..hati ini masih sedih ditinggalkan. Seluruh jiwa terasa sakit..tiada kawan penghibur..kecuali Allah semata. Hanya satu tumpuan harapan. Jumpa ramdahan dengan ijin tuhan. Madrasah perjuangan dan kesabaran..menuju ar-rayan yang dijanjikan.

Sumpah...gue nulis lirik diatas perlu beberapa menit buat nginget,hehehe soalnya itu nasyid lama banget,terus kasetnya udah ilang . Tapi untungnya gue masih inget liriknya,hehehe...tapi feel gue yang sebenarnya adalah..SEDIH.. TT______TT rasanya gue pengen nangis dalam solat, pengen nangis dalam doa ku. Tapi gue lagi gak solat...hhooooaaaa....itu yang bikin gue sedih.

Tapi masa gue mesti sedih sih...gak tau ini perasaan yang ngeganjel bangettt..apa yak??? Somebody please help meee....siapa aja kasih semangat dong..ayo please..please... #jatuhPingsan

Ya..apa boleh buat, waktu sudah semestinya berputar. Dan marilah menyongsong hari yang fitri. Dan satu pinta kita di hari kemenangan ini...
”ya Allah ijinkan pertemukan aku dengan ramadhan di tahun depan ya Allah...dan jadikanlah aku hamba yang bertaqwa..amiinnn”

Pasti bakalan banyak air mata deh besok...umi abi...maafin yak,sodara-sodara..teman-teman ku tercinta..dan semuanya yang kenal sama gue...please...MAAFIN GUE!!!!!! #sedikitMemaksa

Selamat hari raya idul fitri 1432 H..... \\^0^//

Minggu, 28 Agustus 2011

THIS IS MY RAMADHAN

Sudah gak kerasa yak, kita ada dipenghujung bulan ramadhan. Bulan dimana paling spesial dari bulan-bulan yang lainnya. Dimana segala yang kita lalukan bernilai ibadah. Bahkan hal yang paling sepele seperti tidur pun dianggap ibadah. Pahala dilipat gandakan, semua saling berbagi, gak adaya batasan antara miskin dan kaya, semua melaksanakan ibadah ini dengan suka cita. Bagi sebagian orang, penghujung bulan ramadhan adalah saat-saat yang paling menyedihkan. Kenapa??? Yup, karena kerinduan akan dipertemukan kembali dengan bulan ini sangat-sangat dinanti. Belum tentu kan kita diberi umur panjang oleh Allah untuk merasakan lagi nikmatnya ibadah di bulan ramadhan...??

Selama 2 tahun belakangan ini gue punya cerita tersendiri dengan bulan ramadhan ini. Begitu pun ramadhan tahun ini.
Seakan waktu berputar sangat cepat sehingga gue masih merasa kalo 2 kejadian di 2 tahun yang lalu rasanya baru kemarin terjadi. Entah memang perputaran bumi yang semakin cepat atau karena rutinitas yang menyita waktu, sehingga gue gak ngeh kalo waktu cepet banget berlalu.

Di ramadhan tahun ini gue merasa bahagia, karena melaksanakan ibadah puasa ditengah-tengah keluarga kecil gue. Dimana ditahun lalu gue sebulan penuh gak merasakan ramadhan bareng orang tua. Sempet homesick banget, tapi yah...inilah yang mesti gue jalanin, nanti gue ceritain deh..karena ini merupakan salah satu cerita ramadhan gue yang berkesan 2 tahun belakangan ini.
Alhamdulillah gue fokus buat ibadah di tahun ini, karena bertepatan dengan liburan semester yang sumpah..lama bangetttttt >0<. Gue hampir bosen di rumah, karena gak melakukan aktifitas yang kayak biasanya. Sampai-sampai semua rutinitas gue berubah total..(baca di judul sebelumnya “happy long vacation”) Tapi itu berbeda di saat bulan ramadhan datang. Gue bener-bener fokus sama ibadah. Yah..itung-itung nambal amalam gue yang bolong-bolong kemaren..hehehehe  Tapi utang puasa gue banyak bangeeetttt... >0<. Gue gak dapet awal dan akhir puasa..alhasil...utang puasa gue jadi double, tapi yah,,,itu lumrah lah, namanya juga perempuan. Coba kalo gue gak di kasih tamu bulanan, bisa kelimpungan gue...”siapa yang menghalimi gue!!!” >0< #hapiscoya Yah..banyak banget pengalaman spiritual gue tahun ini. Dimana gue bisa shalat jamaah bareng nyokap,planing buat khatam Al-Qur’an (tapi ternyata gagal..karena ‘dapet’  ), sahur bareng keluarga, nyiapin bukaan. Terus salat tawarih..eh terawih di masjid. Terus ketemu temen-temen yang lagi pulang kampung juga karena liburan semester juga (ini bukan pengalaman spiritual yak..). pokoknya banyak dah..gue gak bisa nyebutin (karena Cuma itu doang..hahahah :P) Pokonya puasa tahun ini gue bener-bener puas-puasin deh kangen-kangenan di rumah sama orang tua gue...(bakalan homesick deh kalo udah kuliah...ouch T___T)

Dan apakah 2 kejadian yang berkesan 2 tahun belakangan ini????
Eng-ing-eng...#backsound jeng-jeng-jeng.....!!!!!
Okeh gue runutin satu-satu yak...

Ramadhan tahun 2009 Masehi atau 1430 Hijriyah
Dimana gue sudah duduk dibangku sekolah menengah atas di kelas 3. dimana pada masa ini merupakan masa penentuan masa depan gue selanjutnya. Sekaligus masa dimana umur gue udah gak terbilang remaja lagi, alias sudah memasuki gerbang remaja akhir. Yang dimana kata sebagian orang pada masa ini merupakan masa yang gak bakalan terlupakan. Dan ternyata pernyataan itu benar adanya. Setelah gue melewati masa itu, terkadang gue merasa kangen dengan tiap kenangan yang pernah gue lewatin bersama teman-teman gue.

Masih teringat dalam kenangan gue. Saat itu, kita selaku siswa diharuskan untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi ujian akhir.baik itu untuk kelulusan, maupun untuk tes di perguruan tinggi yang akan kita pilih selanjutnya. Semua cara dilakukan untuk mempersiapkan semuanya. Mulai dari belajar bersama, system tutor, atau mengikuti bimbingan belajar diluar. Yah…bisa dibilang setiap aktifitas gue gak lepas dari yang namanya buku, soal, pembahasan serta teman-temannya. Dan kalo gue itung-itung lagi, waktu yang sudah gue habiskan itu kebanyakan diluar rumah. Bayangin aja gue bangun pagi-pagi banget dimana orang tua gue aja masih setengah sadar. Bahkan terkadang gue pergi ketika mereka masih tidur. Dan gue pulang ketika waktu tidur. Bisa dibilang lebih dari 12 jam gue habiskan buat persiapan ini.

Memasuki bulan ramadhan, kegiatan belajar agak sedikit dikurangi namun berjalan efisien. Serangkaian ujian praktek sudah mulai dicicil satu persatu. Namun tidak mengganggu aktifitas ibadah puasa gue.
Beralih sejenak kepada keluarga, dimana nenek gue sedang dalam masa sulitnya. Nenek sudah lama menerita stroke yang ke dua kalinya. Beliau sekarang tergantung pada kami anak-anak dan cucu-cucunya. Akhirnya system menginap bergilirpun dilakukan agar kami bisa bergantian mengurusi nenek dan kakek kami. Sekaligus salah satu bentuk pengabdian kami kepada orang tua.

Jujur, gue sayang banget sama nenek gue. Beliau sangat perhatian kepada cucu-cucunya. Sekalipun cucunya itu terkadang tidak perduli dengan beliau. Namun, gue diajarkan sama orang tua gue untuk membalas kebaikan orang lain.

Kebiasaan nenek gue adalah minta dipijitin dan minta ditemani tidur oleh cucunya. Terkadang gue agak setengah hati mengerjakan itu, namun ketika nenek memberikan serangkaian nasihat atau sekedar bercerita tentang masa lalunya, rasa itupun hilang, karena melihat wajah beliau yang begitu menyenangkan.
Entah kenapa gue gak pernah bosen ngedengerin cerita itu, walaupun gue udah tau berkali-kali…tapi ada rasa bangga tersendiri bagi gue mendengarkan cerita itu.

Kadang permintaan nenek diatas mengganggu konsentrasi gue untuk focus dalam persiapan ini. Kadang gue tidak mengindahkan permintaan beliau. Padahal kalu gue bisa melihat masa depan, dimana itulah permintaan terakhirnya. Gue pasti akan membuat beliau bahagia diakhir hayatnya, bahkan gue rela untuk membolos sekolah demi menemani nenek seharian.

Kejadian itu begitu terasa hingga sekarang. Dimana ketika sehabis shalat tarawih berjamaah bersama umi dan dilanjutkan tadarus, tiba-tiba dering telepon menghentikan sejenak aktifitas ibadah kami. Kabar nenek sedang gawat dan dilarikan ke UGD (Unit Gawat Darurat). Secepat itu pula gue dan umi bergegas untuk menyusul. Felling gak enak mulai terasa selama perjalan. Dan ternyata benar…nenek sedang dalam masa kritis.

Belakangan ini beliau sulit sekali untuk menerima makanan dari luar, bahkan untuk meminum air pun enggan. Memang dokter sudah menyatakan gagal ginjal kepada nenek sehingga harus dilakukan cuci darah secara rutin. Menurut ilmu yang udah gue pelajari, ginjal merupakan organ yang sangat vital dalam menyaring darah. Dimana segala zat-zat yang sudah tidak diperlukan oleh tubuh disaring dan dibuang melalui urine yang sering kita keluarkan. Dan didalam ginjal itu memiliki beribu-ribu jaringan yang fungsinya sama dengan alat pencuci darah. Maha besar Allah dengan segala ciptaanya.

Sontak gue hampir nangis melihat penderitaan nenek di UGD. Menurut sodara gue yang sedang jadwalnya menginap, nenek secara tiba-tiba terserang sesak napas. Sontak kedaaan jadi panic. Mobil dikeluarkan, kursi roda dikeluarkan. Semua bergegas. Dan hebatnya lagi, uwa gue kuat mengangat nenek gue yang beratnya sekitar 60 kg atau lebih dari kursi roda ke dalam mobil. Memang dalam situasi genting, sisi lain kekuatan dari tubuh kita secara spontan keluar.
Dan itulah yang masih diderita oleh nenek gue. Sesak napas…yang gue gak sanggung melihat penderitaan beliau. Dalam hati gue berdoa
“ya Allah..jika memang engkau menghendaki memanggilnya maka ambillah beliau dengan cara yang baik. Janganlah kau mengulur-ulur maut beliau seperti ini”


Beberapa jam kemudian keadaan mereda. Dan hasil lab menunjukkan kalau paru-paru nenek sudah hampir terendam air karena nenek hanya mau menerima cairan saja. Sedangkan dalam tubuh beliau cairan tidak dikeluarkan atau tidak disaring oleh ginjalnya. Lalu nenek dirujuk untuk melakukan pencucian darah yang kedua kalinya. Nenek mulai tenang. Dan rasa khawatir perlahan menurun. Karena gue belum sempat makan, akhirnya gue dan umi memutuskan untuk mencari makan di luar.
Diluar gue dan umi membahas tentang kondisi nenek. Dan feeling kami berdua udah gak enak. Gimana kalau memang nenek sudah tidak ada umur lagi…

Akhirnya gue menginap dirumah sakit. Karena nenek belum di masukkan ke ruang perawatan akhirnya kami, keluarga yang menjaga nenek dipersilahkan menggunakan tempat tidur di ruangan cuci darah itu. Karena tengah malam jadi belum ada pasien yang cuci darah kan…?
Selama diruangan itu, ada satu petugas yang berjaga mengambil inisiatif membacakan ayat quran di samping nenek yang sesekali sesaknya masih terlihat yang sedang di cuci darahnya. Gue merasa aneh aja dengan tindakan si petugas ini, jarang-jarang ada petugas yang memberikan servis tambahan seperti ini pada pasiennya. Apa karena ini bulan puasa jadi diberikan tambahan khusus?? Atau mungkin si petugas sudah mengetahui keadaan kedepan nenek gue yang gak bakalan berumur panjang lagi?? Pokoknya gue agak aneh melihat hal ini, akhirnya gue biarin aja si petugas melanjutkan aktifitasnya itu.

Paginya, kami sahur seadanya. Asalkan terisi dan sudah melakukan sunnah puasa.Gue memutuskan untuk tetap pulang dan sekolah karena ada jadwal pengambilan nilai kesenian dan ulangan harian biologi. Padahal gue masih pengen disitu, menemani nenek samapi tahu keadaan selanjutnya.

Selama disekolah perasaan gue masih ada di rumah sakit. Sejauh ini belum ada telepon dari sana yang mengharuskan gue pulang mendadak. Akhirnya jam sekolah berakhir. Tapi masih ada pengambilan nilai kesenian yang harus gue lakuin. Nah selama itu mulai muncul perasaan gak enak dan mulai ada beberapa daftar miscall di HP gue.
Proses pengambilan nilai selesai dan langsung diumumkan, alhamdulillah kelompok seni gue yang paling bagus perform nya thank to Allah . Tapi hal itu gak bertahan lama ketika telepon dari abi gue yang menyuruh gue untuk bergegas ke rumah sakit. Seketika itu juga gue meluncur secepatnya tanpa sempat pamitan dengan teman-teman yang lain….sesampainya dirumah sakit, umi dan berapa keluarga gue udah ada yang keluar dan…MENAGIS. Tanda yang sering gue lihat di sinetron-sinetron yang menandakan bahwa ada berita duka. Yup…nenek udah gak ada. Dan antara percaya dan gak akan berita itu. Seakan baru kemarin nenek mengajak kami semua jalan-jalan ke pantai, tempat favorit beliau akhir-akhir ini. Tapi dilain sisi gue bersyukur karena penderitaan beliau akan penyakitnya pun berakhir sudah dan beliau sudah berhasil melewati alam dunia.

Yang gue tahu dari ceramah-ceramah agama, bahwa hakikat dari kematian adalah berpindahnya ruh atau jiwa seseorang dari alam dunia kea lam barzah. Jadi sesungguhnya nenek gak meniggal hanya berpindah alam saja. Dimana kita pun akan melewati fase itu, tapi untuk waktunya kita gak tau kapan.

Namun, air mata gue udah gak bisa keluar lagi. Jujur, gue sering nangis ketika nenek sedang menghadapi sakit atas penyakitnya. Terkadang gue nangis ketika gue menemani beliau tidur. Jadi ketika tahu kalau nenek sudah gak ada, perasaan gue sedih bercampur senang. Sedih karena seseorang yang gue sayangi udah gak ada lagi, dan gak sempat melihat kelulusan SMA gue. Dimana kalau setiap kenaikan tingkatan sekolah, gue mau menunjukkan yang terbaik untuknya. Juga gak bisa berlebaran bersama.
Senang karena nenek terbebas dari penderitaannya. Jadi nenek udah gak bakalan ngerasain sakit lagi.

Selama proses pengurusan jenazah, rasanya seperti mimpi akan kejadian ini. Dimana nenek hanyalah seonggok tubuh yang tak bernyawa yang kini terbaring dihadapan gue. Langsung gue bergegas membacakan ayat-ayat quran untuk menghantarkan beliau sebelum penguburan. Gue sempet mencium pipi beliau sebelum dikafani. Rasanya seperti tak percaya beliau sudah gak ada. Namun apa daya takdir sudah menentukan bahwa seharusnya pada hari itu nenek telah meninggalkan kami dalam kesedihan. Mungkin beliau disana sedang melihat bahkan menanti kiriman doa dari anak-anaknya.

Nek…jika engkau bisa melihat tulisan ini, sesungguhnya aku sedang menangis nek…menangis karena kangen sama nenek, menangis karena ingin ketemu nenek…nek, ifah janji akan menjadi manusia yang berbakti dan berguna. Nasihatmu akan selalu ifah inget. Doa ifah kan selalu menyertai nenek. Andai kita bisa berbincang dalam mimpi, sungguh ifah akan selalu menanti mimpi itu. Ifah pengen ngobrol sama nenek, ifah mau berbagi cerita sama nenek, ifah kangen sama cerita-cerita nenek, ifah kangen pengen tidur disamping nenek. Ifah pengen nenek melihat ifah berkembang dan menjadi kebanggaan nenek.

“Ya Allah ampunilah nenek disana, jauhkanlah dari adzab kubur. Terangilah alam kuburnya. Tempatkanlah ia ditempat yang engkau muliakan disisimu….amiiinn”


Ramadhan 2010 masehi atau 1431 hijriyah
Berbeda dari ramadhan sebelumnya, yah..memang berbeda semuanya berbeda, semuanya berubah. Mulai dari status gue yang bukan siswa melainkan mahasiswa, dan juga bertambahnya kartu identitas gue…hahahaha gak penting.
Ramadhan ini pertama kalinya gue ngerasain puasa ditempat orang dan harus memulai hidup mandiri. Karena sekarang gue bersekolah di luar kota yang menuntut untuk jauh dari orang tua.yup, puasa pertama di asrama universitas. Bersama mahasiswa baru lainnya gue dan temen asrama gue memulai hari pertama puasa tanpa kehangatan keluarga. Belajar mandiri.

Hari pertama shalat tarawih gue di masjid UI. Rasanya bangga banget bisa shalat disini bareng anak-anak yang lain. Dengan dihantarkan oleh bis kuning yang start dari asrama. Melihat suasana malam di UI. Pokoknya kesan pertama yang gak bakalan gue lupain.

Sahur bareng dengan yang lain di kantin asrama. Ngeliat wajah-wajah kucel abis tidur..rasanya gak bakalan mengenali kalau mereka itu anak UI..hahahaha
Terus dilanjutkan dengan shalat berjamaah di mashing-masing lantai asrama. Lalu melanjutkan tidur kembali..gak lupa untuk men-setting alarm supaya gak kesiangan buat memulai aktifitas ospek kampus.
Petang tiba…saatnya berburu makanan berbuka. Hal pertama yang gue pikirin adalah mengusahakan makanan itu habis dalam sekali makan, jangan bersisa sampai sahur. Jujur, selama puasa tahun ini gue gak terlalu berselera. Terkadang gue gak makan berat, Cuma makan takjil doang. Habisnya gak berselera 

Pernah suatu ketika gue males banget buat bangun sahur. Karena harus beli dulu ke kantin asrama dilantai bawah, sedangkan kamar gue di lantai 3. Untung aja tiap sahur ada ibu-ibu keliling yang sering lewat di tiap lantai asrama. Akhirnya gue beli aja dari situ. Did you know apa yang gue makan??? Cuma gorengan 2 potong ditambah susu, just that…
Tapi alhamdulillah gue tahan sampai maghrib dan gak kerasa rasa haus atau laper.

Tapi, karena selama sebulan penuh dengan aktifitas ospek dan kegiatan lainnya, jadi bulan ramadhan gak berasa lama. Tahu-tahu udah mau lebaran aja. Oh iya, saat lebaran ini gue gak dapet baju baru, sedihnya . Ini karena gue gak sempet mikirin kayak gituan. Lagian stok baju yang layak masih ada tuh. Tapi apalah artinya baju baru..toh gak mesti harus ada kan ditiap lebaran, hehehehe….


Gimana....????
Itu cerita ramadhan gue 2 tahun belakangan ini dan tahun sekarang...gimana cerita ramadhanmu???

Semoga kita menjadi manusia yang berhasil meraih kemenangan di bulan ramadhan ini...dan semoga, amal ibadah kita di terima dan dilipat gandakan. Yang paling utama adalah.....BAJU BARU, KETUPAT, RENDANG..ups, bukannnn... yang utama adalah semoga kita di pertemukan di bulan ramadhan tahun depan....AMIIIINNNN....

Jumat, 15 Juli 2011

THE FOOLISH THINGS EVER

Kali ini gue nulis blog yang terfikir sekilas aja di benak gue. Lebih tepatnya gue lagi ngelakuin hal yang sesuai ama judul blog ini. Yup, hari ini bukan gue aja yang ngelakuin hal yang konyol tapi emak ama bapak gue juga. Jadi gini ceritanya....dipagi hari yang sangat cerah dan tidak ada jadwal kegiatan untuk hari ini, jadi gue memutuskan untuk melakukan ritual hibernasi gue sehabis menunaikan ibadah solat subuh. Tak lupa gue ngecharge laptop kesayangan gue yang battery nya udah sekarat. Terus gue juga melakukan hal serupa dengan hand phone gue. Itu ritual gue sebelum berhibernasi. Oke berlanjut ke sesi alam ngorok. Gue terjatuh ke alam mimpi gue setelah dihantarkan oleh cerita di novel yang gue beli di pasar loak...sleep begin -,-ZZZZzzzzzZZZZZzZZZZz

Eh gak kerasa matahari udah nongol aja,eh tiba-tiba serasa terjadi gerhana matahari lokal alias tiba-tiba lampu kamar gue mati seketika suasana sunyi...mencekam...(halah lebeh....gak segitunya juga kaleee...) kalo udah urusan mati lampu yang biasanya mengindikasikan pemadaman listrik kayak gini gue biasanya yang paling getol ngecek apakah beneran ada pemadaman listrik bergilir atau tegangan di rumah gue aja yang lagi turun. Berhubung gue lagi berasoy geboy sama kasur dan teman-temannya gue abaikanlah hal ini, biarlah orang tua gue aja yang nanganin,heheheh (dasar anak durhako....plaakkk ==”)

Time to wake up girl....
Akhirnya waktu hibernasi gue berakhir, sebenarnya masih males banget buat bangun tapi kata si mbah saya pamali kalo anak gadis bagunnya siang (sebetulnya udah siang,tapi standarisasi siang buat gue adalah jam 12,hehehehe :P ). Dengan santainya gue keluar kamar dan masih dengan penampilan anak ilang yang ileran (huuueeekkkk...). terjadi awal percakapan antara ibu dan anak

Si anak alias gue:"mi, emang mati listrik?"

Si emak alias umi:"iya mati, tuh airnya jadi sedikit belum sempet ngisi mana belum masak nasi."

Gue:"yah.... (dengan ekspresi kecewa sambil mengambil posisi tidur di depan tivi yang gak guna karena listrik mati)"

Umi:"(no comment alias diem aja)....ya udah mandinya dikit-dikit aja yah....udah cepet kita ke bengkel kali aja disana gak mati listrik."

Akhirnya gue memutuskan gak mandi karena melihat kondisi persediaan air yang gak cukup kalo gue mandi. Akhirnya gue dan emak tersayang bersiap pergi ke bengkel. Sedikit info nih, keluarga gue adalah keluarga wiraswasta yang bergelut dibidang las listrik untuk pengerjaan pagar,teralis, canopy,tangga putar dll. Serta menyediakan bermacam-macam gas untuk dikirim ke proyek-proyek misalnya gas O2, CO2, Ag dll. Jadi yang berminat memesan silahkan hubungi gue.hehehehe (promosi mode on). Jadi kita sekeluarga mengelola usaha ini termasuk gue. Berhubung gue lagi libur panjang maka ini kesempatan gue ngurusin usaha ini.

Balik ke cerita...
Gue panasaran kan pas mau berangkat gue bilang ke umi gue

Gue:"mi, coba tanya ke mama uyan (tetangga depan rumah) listriknya mati gak?"

Umi:"kayaknya mati semua deh...(akhirnya nanya juga deh umi gue ke tetangga)"

Dan jawabannya adalah....

Mama uyan:"gak tuh...tuh nyala lampunya."

Umi:"loh kok saya gak nyala yah????"

Akhirnya nannya ke tetangga sebelah

Umi:"mama reni listriknya mati gak?"

Mama reni:"gak tuh mama ifah...."

Wah....gue udah nyium-nyium bau gak enak nih...sepertinya Cuma rumah gue aja yang mati, tapi kenapa yak??? Gue coba lihat meteran listrik de depan rumah, dalam keadaan on kok....terus ?????

Akhirnya suaminya mama reni menyambangi kami yang masih dilanda kebingungan penyebab kematian listrik rumah kami. Karena basic gue bukan anak listik jadi gue hanya terpaku pada meteran listrik saja, dan ternyata kalo ada hal kayak gini yang di cek itu sekring nya juga. Alhasil ditemukannya penyebabnya adalah adanya PUTUSNYA SEKRING KAMI.

Akhirnya gue disuruh beli sekring yang baru. Tanpa membantah gue langsung meluncur membeli sekring yang gue kira bakalan mahal tapi ternyata hanya 1500 gue dapet sekring dengan daya 6 Ampere. Setelah dipasang...eh ternyata sekringnya putus lagi.

Ditarik kesimpulan alias dugaan sementara adalah adanya konsleting tapi dimana????
Untuk mengganti sekering murahan tadi, gue disuruh lagi buat beli sekring otomatis yang harganya 10 kali lipat dari sekring murahan tadi. Dan juga agak susah nyarinya. Terpaksa gue mengelilingi komplek rumah buat cari toko listrik. Eh tiba-tiba gue keinget pesan ketua kelas gue waktu SMA “woi...kalo mau beli lampu atau peralatan listrik, ke gue aja yak...sekarang gue buka toko listrik loh..”.langsung gue meluncur ke toko temen gue itu. Akhirnya didapatlah sekring otomatis tersebut plus dapet info kalo temen gue lagi dirumahnya udah liburan kuliah juga sama kayak gue. Hehehehee....

Sesampai dirumah,instruksi pertama adalah mencabut seluruh peralatan listrik rumah kami, tanpa disuruh lagi langsung gue cabut-cabutin kabel dan juga gue matiin saklar-saklar lampu. Terus sekring dipasang. Lalu instruksi kedua adalah menyalakan satu persatu alat listrik yang tadinya dilepas...satu...satu...satu...”jlep...” pas gue nyalain saklar lampu kamar gue sekring langsung secara otomatis menandakan bahwa itulah sumber konsleting. Alhamdulillah....ketemu sumbernya....

Terus apa konyolnya dari cerita gue????
Ada kok..
Kekonyolan -1: keluarga gue mau aja di boongin ama sekring murahan

Kekonyolan -2: emak ama babeh gue mandi dengan mengirit-ngirit air, karena belum sempet nampung dan ditambah lagi dikiranya mati lisrtik (apa jadinya??mungkin ada bagian tubuh yang gak terlalu bersih...iuuuhhhh >0< ) Kekonyolan -3: gue memutuskan untuk tidak mandi!!!!! (lebih ekstrim dari mandi sambil ngirit-ngirit air)

Kekonyolan -4: gue kelaperan!!!!!! Karena emak gue belum masak dan gue belum sarapan >0< Kekonyolan -5: gue gak dapet diskon dari toko temen gue.....(itu gak termasuk..tapi buat menuhin aja...hehehehhe :P )


Tapi selain dapet kekonyolan diatas, gue dapet pelajaran hidup juga

Pelajaran hidup -1: jangan pasrah aja kalo ada mati listrik..coba tanya ke tetangga apakah mereka juga mengalami hal yang sama


Pelajaran hidup -2: kalo tiba-tiba mati listrik..cek meteran listrik apakah dayanya turun atau gak. Kalau ragu cek juga bagian sekring kali aja ada yang konslet atau putus


Pelajaran hidup -3: kalo mau beli sesuatu di toko yang punya temen loe...pastikan temen loe itu ada di tokonya biar dapet diskon...heheheheh :P


Tapi itu baru segelintir kekonyolan (menurut gue) yang pernah gue lakuin. Jadi terfikir untuk membeberkan kekonyolan gue disini...mungkin loe pada pernah ngelakuinnya pas masih kecil atau mungkin sampe sekarang....*uupppsssss O,o
Dan inilah top 10 kekonyolan gue yang pernah ada, cekibrot....:

Konyol 1: waktu kecil gue sempet punya pengalaman main di comberan ama sodara-sodara gue. Gak tau kenapa ada sensasi tersendiri buat berkotor-kotoran di tempat pembuangan air itu...helloooo, pikiran gue waktu itu lagi terhipnotis sama penunggu comberan wkwkwkwk


Konyol 2+pelajaran hidup: jangan bermain sehabis midum obat demam, apalagi main sepedah dimana loe di bonceng dalam posisi terbalik sama sodara loe yang gila main, karena efeknya bakalan ngantuk kena angin sepoi-sepoi....kalo udah kaya gini indikasi terjatuh sangat besar. Kalo jatuhnya di rumput sih it’s oke, tapi kalo jatuhnya di tumpukan pasir yang ada serpihan belingnya...ooohhh noooo...akibatnya gue gak bisa idul fitri gara-gara kepala gue kena beling T___T


Konyol 3: karena di rumah nenek gue gak ada rumah pohon jadinya pohon pete yang daunnya menjuntai kita jadiin rumah pohon, tepatnya rumah daun...alhasil, bentol-bentol gara-gara kena ulet bulu >0< Konyol 4: akibat kebanyakan nonton sinetron waktu kecil, gue sempet mau minggat dari rumah gara-gara dimarahin ama emak (efek negatif sinetron pada anak dibawah umur!!!!). gue udah mengemasi baju-baju gue. Karena waktu kecil gak punya koper, atau tas ransel yang gede jadinya gue pake PLASTIK KRESEK yang banyak buat nampung semua baju gue. Tapi akhirnya gue urung minggat gara-gara gua gak tau harus kemana dan yang jadi hal utama gue gak jadi minggat adalah GIMANA CARANYA BAWA KRESEK YANG BANYAK INI (ooohhhh noooooo >0<) Konyol 5: masih tentang minggat. Karena emak gue ngelarang buat ngikutin acara disekolah yang mengharuskan menginap,akhirnya gue pura-pura minggat. Berhubung emak gue lagi ngaji di kamar bada magrib, gue pura-pura buka pintu terus gue menghilangkan jejak kehidupan dikamar gue alias gue sumpetin ransel gue, terus lari ke atas loteng tempat jemuran nah disitu hampir semaleman gue tidur-tiduran diatas genteng sambil memandangi langit sambil nangis T____________T . ditemani nyamuk sialan yang mengganggu penyamaran gara-gara gue sibuk nepokin nyamuk, dan akhirnya gue ketauan ama emak (mmmmmaaaaallllluuuuu..... >0<) Konyol 6: gue sempet nangis ditengah jalan pas mau pulang dari rumah temen gue. Akhirnya gue balik lagi kerumah temen gue itu sambil nangis kayak anak ilang. Terus gue minta dianterin gara-gara gue gak tau jalan pulang. Padahal rumah temen gue Cuma beberapa blok doang dari rumah gue. (malu 100000....X)


Konyol 7: kalo inget pas masa orientasi sekolah (MOS) itu konyol banget...kenapa gue nurut aja di begoin sama kaka kelas...padahal itu semua gak guna....( dendam keramat!!!!!)


Konyol 8: gara-gara kepengen melakukan treatmen jerawat dirumah. Akhirnya gue googling tentang jerawat dan perawatan yang mudah. Didapatlah resep jeruk nipis. Karena gue gak sabaran akhirnya gue langsung olesin air jeruk nipisnya ke muka gue.

Reaksi pertama: enak..karena langsung berasa

Reaksi kedua: mulai agak perih

Reaksi selanjutnya: perih tak tertahankan...yang ujung-ujungnya IRITASI....
Setelah gue tau bahwa pemolesan secara langsung itu tidak baik.


Konyol 9: karena kebelet pipis dan kamar mandi di kosan gue juga lagi penuh, terpaksa gue pipis di ember cucian kotor di kamar dengan cebok pake tissue basah. Setelah hajat gue tuntas, ternyata yang didalem kamar mandi juga udah selesai make kamar mandinya. Sialaaannnn...tau gini gue tahan aja pipisnya....!!!!!!


Konyol 10: waktu main ke kosan temen gue abis kuliah. Niatnya sih belajar, tapi karena banyak yang belajar jadinya gak efektif dah...berhubung malem dan tiba-tiba hujan lebat terus gue gak pawa payung akhirnya gue dan beberapa temen gue yang terjebak di kosan memutuskan untuk menginap. Karena kamar kosannya sempit banget akhirnya kita tidur kayak pepesan dah....buset dah gak nyenyak banget..akhirnya pagi dateng juga, gue langsung buru-buru cabut. Berhubung kuliah siang jadi gue lanjutin tidur yang sempat tertunda di kosan gue...hahahaha


Nah itulah top 10 kekonyolan gue. Mungkin loe pada juga pernah ngalamin kekonyolan yang sama atau lebih parah...???? tapi berkat kekonyolan itu semua, banyak pelajaran hidup yang gue ambil salah satunya jangan takut dan malu untuk bertindak selagi kita bisa bertanggung jawab dari resiko tindakan kita itu (ccciiiieeee.....)

Jumat, 08 Juli 2011

STORY ABOUT FATHER

Aku adalah anak laki-laki yang masih punya sederetan cita-cita yang masih ingin aku capai. Mungkin sekarang aku belum tahu akan menjadi apa aku kala besar nanti. Mungkinkah aku menjadi seorang yang sukses?
Aku ingin seperti ayahku yang gagah memimpin keluarga, termasuk aku. Aku ingin sekali ingin seperti beliau. Kata ayah, jika aku ingin menjadi orang yang sukses, aku harus rajin belajar dan menurut pada ibu dan ayah.

Aku kini seorang remaja lelaki yang sedang mencari jati diri. Ingin jadi apakah aku? Apakah aku masih pantas untuk bermanja-manja? Tapi aku masih belum siap untuk menjadi dewasa..bagaimana ini??? Aku bingung, kata ayah aku harus mengikuti kata hati ku saat ini. Ingin jadi apa. Saat lulus sekolah nanti mau kenama aku,bekerja?? Aku belum siap. Atau kuliah??? Kira-kira aku cocok di bidang apa???
Oya…aku ingin seperti ayah, jadi pebisnis ulung. Dan keputusanku adalah mengambil jurusan ekonomi.

Aku kini lelaki dewasa yang sudah menginjak kepala dua. Yang kata orang pada usia segini aku seharusnya sudah produktif. Aku harus berkarya…menyusun rencana masa depan. Yah harus…tersusun secara spesifik, terukur, dapat dicapai, memenuhi target waktu dan masuk akal, apa yah kira-kira….????
Oh iya, aku ingat….ayah, yahm dari dulu aku ingin mengikuti jejak ayah menjadi pebisnis. Memulai semua dari awal dan menuai hasilnya di hari kemudian…
Pesan ayah hanya satu yaitu berusaha diatas rata-rata orang lain dan diirongi dengan doa.

Aku kini lelaki dewasa yang sudah cukup mapan untuk memenuhi kebutuhan hidupku juga membantu keluarga ku. Sekarang saatnya aku mencari pendamping hidup.
Kini usiaku sudah lewat seperempat abad. Yah memang usia segini aku sudah harus memikirkan yang namanya jodoh. Pesan ayah jarilah jodoh yang seiman dan agamanya kuat. Aku ingin yang kriterianya hampir sama dengan ibuku. Dialah perempuan yang super bagi hidupku.
….dan sekarang aku menemukan jodohku, kini statusku berubah baik di KTP (Kartu Tanda Penduduk) maupun di kehidupan nyata. Aku telah menjadi seorang suami.
Lalu apa lagi….?????
Yup, keturunan….tujuan dari menikah adalah memiliki keturunan bukan???? Agar kita memiliki penerus yang akan meneruskan estafet genetic keluarga ku.

Aku kini lelaki dengan banyak status. Kini statusku ayah, suami, anak, paman, cucu…..wah banyaknya, sebanyak usiaku kini. aku kini telah menjadi ayah dari anak-anaku. Aku akan mendidik mereka sebagaimana ayahku dulu mendidik aku. Aku akan mendidik anak lelakiku menjadi anak yang berani, tegas, dan percaya diri. Aku juga akan mendidik anak perempuanku menjadi anak yang berani, tegas, percaya diri dan juga aku akan melindungi mereka setiap saat.
Aku akan menggendong mereka ketika mereka terjatuh, mengobati mereka ketika terluka. Menemani mereka saat mereka merasa takut. Aku akan menjadi ayah yang kuat bagi mereka. Meskipun seiring waktu usiaku memakan kekuatanku. Namun aku harus tetap tegar.

Kini aku lelaki usia lanjut. Dan usiaku kini hampir lewat setengah abad. Tubuhku meulai mengalami perubahan. Kemampuan fisikku semakin menurun. Namun bibit-bibit kecilku dahulu kini telah tumbuh dan berkembang. Mereka telah menjadi apa yang mereka mau. Kini aku hanya menghabiskan waktuku menikmati hidup. Lebih mendekatkan diri pada sang pencipta. Serta menjaga kesehatanku saat ini.

Kini aku lelaki tua. Semakin bertambahnya usiaku, semakin bertambahnya statusku juga. Kini statusku bertambah satu menjadi seorang kakek bagi anak-anak dari anakku. Dan kini aku sudah tidak mampu bekerja seperti dulu. Kini aku hanya menghabiskan masa-masa usiaku untuk keluarga dan mempersiapkan diri untuk kehidupan selanjutnya. Aku isi sisa-sisa hidupku dengan berbagi bersama cucu-cucu ku. Kini mereka ku kenalkan artinya kehidupan. Kuceritakan semua pengalamanku dan pengalaman hidup ayahku. Aku ingin tetap berguna untuk orang lain walaupun secara fisik aku sudah tidak sanggup lagi. Namun hanya inilah yang bisa ku kerjakan. Memberikan nasihat kehidupan kepada bibit-bibit baru yang lebih unggul yang mewarisi genetic ku. Aku bangga dapat menjalani ini semua.

Kini aku sudah tak berdaya, entah berapa sekarang usiaku kini….
Dan sekarang aku melihat tubuhku kaku berbujur diiringi isak tangis dari anak-anakku dan penerusku. Sekarang aku tidak diantara mereka lagi. Kini aku sudah tidak menjadi bagian dari mereka. Aku sudah menempati dimensi lain. Hanya doa dari mereka yang dapat membantu aku melewati masa-masa di dimensi ku yang baru.

Jumat, 24 Juni 2011

HAPPY LONG HOLIDAY ^^

Ayey...it’s time to break

Yang namanya libur panjang merupakan salah satu hal yang paling dinanti semua kalangan. Tapi libur panjang identik dengan pelajar. Yah, hanya mereka yang memiliki libur panjang 2 kali dalam satu tahun. Berbeda dengan pekerja alias orang yang sudah berkarir, mereka hanya memiliki waktu libur panjang pada saat akhir tahun. Itupun jika tidak ada hambatan.

Kali ini gue mau ceritera (inget dosen yang selalu nyebutin kata “cerita” dengan “ceritera”..heheheh) tentang liburan panjang gue. Cekibrot....
Perkenalkan gue salah satu mahasiswi diperguruan tinggi ternama *cieee semester 2. denger punya info nih, bedanya pelajar sama mahasiswa adalah dari jatah liburnya. Bukan hanya sistem belajarnya yang emang beda banget sama pelajar sekolah, jadwal belajarnya pun lebih singkat dari pada pelajar. Ini gue rasain dan gue akuin 100% BENAR adanya. Padahal bayaran sih tetep itungannya /6 bulan tapi jadwal belajarnya paling lama sih Cuma 4 bulanan. Sisanya???? NGANGGUR alias LIBUR... mungkin kalo menurut orang-orang sih enak liburan panjang. Bayangin kalo liburan kenaikan tingkat bisa sampe 3 bulan (di univ gue...) bahkan ada yang sampe 4 bulan...bayangkan saudara-saudara sekalian..betapa kita tidak berproduktivitasnya saya!!!!! OMIGOT!!!!! >0< Dan sekarang gue lagi berstatus PENGANGGURAN. Jadwal tidur gue jadi mundur alias begadang. Pokoknya jadi gak rutin. Okeh sebagai pembanding gue jabarin nih jadwal gue sebelum dan selama liburan: - SEBELUMLIBURAN

*tidur = Jam 9 udah anteng di kasur paling malem jam 10

*bangun tidur = Abis shubuh biasanya gak tidur lagi. Paling buka-buka materi kuliah kemarin atau browsing

*jadwal makan =

Pagi = sarapan min minum susu atau makan roti
Siang = makan nasi yang gak terlalu ngenyangin
Sore = ngemil
Malam= makan nasi jangan terlalu kenyang juga

*produktivitas = Belajar, browsing, ngerjain makalah, ngaji, beresin kosan tiap 1 minggu sekali.

*kebersihan = Mandi 2 kali sehari pagi dan siang, tiap seminggu sekali luluran, tiap 2 minggu sekali facial tradisional.tiap sebulan sekali ganti seprai, tiap hari beresin tempat tidur dan kamar kos.

-SELAMA LIBUR
*tidur = Beuh...kalo belum jam 12, belum merem nih mata

*bangun tidur = Abis shubuh tidur lagi bangun-bangun jam 10 atau jam 11 siang

*jadwal makan =

Pagi = gimana mau sarapan bangun jam 10.. =,=”
Siang = makan yang ada di meja aja..
Sore = gak makan (masih kenyang )
Malam = tepatnya makan tengah malam.

*produktivitas = Tidur, makan, tidur, makan, tidur. Kalo bosen maen game di PC. Chating ampe bosen, nonton tivi, nyewa film.ngaji..tetep...hehehe ^^

*kebersihan = Mandi kadang 2 hari sekali, jarang luluran, males facial tradisional, kadang bersihin kamar kalo lagi rajin aja. Kalo males..yah biarkan saja...

Pasti kawan-kawan pada terkejut, bahkan ada yang ampe shock melihat perbedaan yang ada, hahahaha... >0< Yah itulah kesibukan aku selama liburan *gaya ngomong kayak artis
Tapi itu adalah scedule gue yang berubah drastis selama liburan. Tapi ada juga temen gue yang mengisi liburannya dengan bekerja paruh bulan (yaiyalah, kan Cuma kerja 3 bulan doang). Mereka jauh-jauh hari sudah merencanakan untuk bekerja selama liburan. Kan lumayan nambah-nambah uang jajan, selama libur kan identik dengan “BERHENTINYA UANG JAJAN” tapi enaknya kalo libur panjang kayak gini buat sebagian anak rantau apalagi anak yang sehari-harinya harus mengencangkan ikat pinggang demi tersambungnya hidup (halah bahasa gue dewa banget... >0<). Liburan panjang ini bisa jadi ajang “perbaikan gizi” bagi para mahasiswa irit kayak gue. Yohay..selain temu kangen sama keluarga setelah berbulan-bulan berjuang ditanah orang (lah..emang tiap tanah punya pemiliknya yak?) akhirnya momen libur panjang ini adalah momen berkumpul dengan orang-orang yang kita cintai. Jujur kalo gue ditanya siapa orang yang gue cintai dan kengenin yaitu tidak lain dan tidak salah lagi adalah MY SUPER MAM AND DADY.....ayey!!!!
Yoman, kadang selama gue mesti jauh dari mereka, rasanya gue kangen banget sama mereka. Walaupun tiap malem mereka sering telepon gue hanya untuk nanya keadaan tapi itu belum cukup kalo belum ketemu wujudnya (hiks.hiks...jadi haru deh.. :”( ).

Selain itu yang tadi gue bilang kalo momen liburan panjang ini adalah kesempatan untuk makan enak. Hahahaha yaiyalah yang biasanya kita makan itu-itu aja, sekarang kita bisa request makanan apa yang kita pengen.dan taaadddaaaa...menu yang tuan inginkan sudah tersedia..ahahaha. itu kalo ortu kita lagi ada duit buat ngabulin permintaan anaknya. Lah kalo kaga...tetep dong, 3 T (tempe, tahu,telor) yang dikasih fariasi berbeda. Tapi yang gue alamin, biasanya jamuan yang enak-enak tuh adanya di awal doang. Udah kesana-sananya mah...yah kayak biasa aja..hahahah tapi gak papa lah, ini menandakan bahwa gue juga dikangenin mereka,heheheheh 

Selain itu ada juga juga sebagian temen-temen gue yang ngambil kesempatan liburan ini dengan mengambil SP (semester pendek). Gue jelasin sedikit yah tentang SP itu, jadi kalo udah kuliah tuh, kita bebas mau belajar apa aja dan kapan aja. Eits, gak sembarangan...jadi kita dikasih jadwal dan daftar mata kuliah yang harus kita ambil selama kuliah. Nah untuk mengikuti SP itu ada syaratnya, misalnya kita mesti lulus matkul pra syarat atau lulus dengan nilai sekian baru bisa mengajukan SP. Hal ini berguna buat mempersingkat masa kuliah kita. Alias kita bisa aja lulus lebih cepat dari waktu nya. Enak kan...atau ada juga yang mengambil SP karena dia merasa nilainya kurang di suatu mata kuliah,simpelnya sih pengen memperbaiki nilai.

Bagi sebagian mahasiswa yang aktif dalam berbagai organisasi kemahasiswaan alias para aktifis biasanya mereka masih berbetah-betah di lingkungan kampus untuk mempersiapkan kegiatan buat menyambut mahasiswa baru. Atau mengadakan suatu kegiatan buat ngisi liburan mereka. Atau mengadakan RAKER (rapat kerja) buat kegiatan selanjutnya *males bangettttt -,-“

Tapi buat gue, liburan kali ini emang bener-bener panjang banget. Ada sih niatan buat ngelamar kerja kayak temen gue tapi gue mau kerja apaan??? Males juga sih, lagian gue bisa ngisi liburna ini dengan mempersiapkan diri jadi ibu rumah tangga yang baik alias belajar masak.hahahahah
Oh iya ada jadwal yang pengen gue lakuin selama liburan yaitu... memanajakan diri, yup betul sekali, gue ampe lupa...
Setelah berbulan-bulan gue berkutat dengan mata kuliah yang berhasil membuat muka gue ditumbuhin bakteri-bakteri jerawat yang kecil-kecil tapi banyak...membuat gue berkeinginan untuk treatment muka gue. Hahahha itung-itung hadiah buat diri gue yang berhasil menempuh ujian selama ini...
Yupp...akhir kata (udah kayak penutupan pidato aja..) buat liburan kali ini gue bersyukur masih bisa pulang kampung ketemu emak dan bapak di kampung, bisa merasakan masakan enak emak...hahahhaa
Pokoknya buat semua teman-teman yang lagi senasib, gue Cuma mau bilang HAPPY LONG HOLIDAY...buat yang lagi gawe...HAVE FUN WITH U’R JOB....buat yang lagi ngambil SP...SEMANGAT!!!!!!!
SALAM CERIA
@ifah_si_muse

Sabtu, 21 Mei 2011

NOTHING IMPOSSIBLE IN THIS WORLD

gak sabar buat nulis blog saat ini juga, meskipun udah larut malam banget...

kawan tahukah kalian..beberapa jam yang lalu gue ngerasa gak bersemangat buat ngapa-ngapain, sekalipun itu buat makan atau hanya sekedar melakukan kegiatan yang paling gue suka yaitu nyanyi..hahaha
tapi malam ini gue disadarkan dengan kenyataan yang bener-bener mengesankan buat gue.

berawal dari munculnya mood diatas yang menyerang gue pada saat temen-temen gue lagi fokus belajar buat persiapan UAS, gue dengan santainya nonoton film, tidur siang, ngemil dan akhirnya gak mood buat buka buku dan berakhir ngebolang di dunia maya..hhahahah

setelah lama menatap layar monitor dan mencari kesenangan buat mengalihkan pikiran gue, ternyata adik kelas gue SMS dan menanyakan soal daftar ulang kuliah (secara dia diterima di PTN bareng gue dan gue harus bersedia meladeni layanan pertanyaan selama 24jam apa bedanya gue sama operator??)
nah dalam SMSnya dia bilang gini

"ka, mau tanya kan ayah saya udha bercerai..terus nama ayah,pekerjaan dan penghasilannya di kosongin atau gimana?"

lalu gue bales

"itu buat ngisi BOP-B ya?kalo kamu ngisi rapit biasanya gimana?kayaknya sesuain aja deh..tapi yang nanggung biaya masih bapak kan?"

gak berapa lama balasan SMS bikin gue membuka hati gue

"engga kak, ibu sama kakak saya yang nanggung biaya..bapak mah udah pergi gak tau kemana"

dan dari situ gue langsung terdiam dan berfikir sejenak tentang nasib adek kelas gue ini.
dan akhirnya gue bales

"oh gitu, ya udah di kosongin aja..eh tanggal berapa ya daftar ulang?"

dan hanya dibalas singkat..

"ok,makasih ya ka.."*

*hah??gue kan ngajuin pertanyaan..kok gak dijawab???



dan akhirnya karena penasaran, gue cari tahu tentang si anak ini. dan kebetulan gue udah bertemah dalam friendlist fb gue. dan gak ada gambaran kalo dia berlatar belakang keluarga broken home, tapi pas gue liat foto-fotonya..sumpah, gue ngerasa kecil dan belum ada apa-apanya dibandingkan dia...

secara, dia baru-baru ini diterima di UI melalui jalur SNMPTN undangan atau istilah dulunya PMDK atau penerimaan berdasarkan nilai rapot. dan ternyata dia dapet jurusan tek.mesin,dimana kalo mausk jurusan teknik kan mesti kuat ama hitungan...sumpah gue salut banget dah...

terus pas ngeliat fotonya, ternyata dia juga ikutan OSP Banten (mungkin olympiade sains, atau chemistry..gue juga kurang yakin..)tapi yang pasti dia ikutan semacam itulah. wow..amazing, gue aja yang kepingin banget ikutan olympiade gak pernah kepilih. yah akhirnya gue memutuskan ikutan lomba yang diadakan tingkat fakultas yang jadi prokernya, tapi gue bangga kok,,hehehe
balik lagi ke masalah tadi...

gue berfikir gini, kok bisa ya tuh anak mengatasi kesulitan seperti ini..sampai dia bisa sukses dalam bidang akademik??sumpah, mungkin kalo gue ada dipihak dia gue pasti bakalan nangis,meratapi nasib, dan mungkin ketingkat lebih parah..MEMARAHI TUHAN...jangan sampai...

dari situ gue ngerasa gak pantes banget buat gak bersyukur...secara gue masih punya orang tua utuh, keluarga yang adem ayem (walaupun terkadang ada cekcok), kondisi ekonomi yang cukup, dan pendidikan yang menjanjikan pula...yang paling pastinya gue gak pantes buat MENYIA-NYIAKAN ITU SEMUA. secara oran lain yang ada kekurangan masih bisa maju..kenapa gue gak yang punya semuanya..seharusnya gue bisa lebih dari dia....

Rabu, 04 Mei 2011

FUTURE ON MY HAND NOW!!!!

“kejarlah cita-citamu selagi umurmu masih muda”

Kawan...kalimat ini sederhana tapi punya makna yang sangat besar banget. Baru kmarin saat kuliah pengganti kinesiologi pada 2 mei 2011 di ruang MIPA FKUI tepatnya jam berapa kurang ingat, datang seorang dosen sekaligus dokter bagian rehabilitasi medik. Kesan pertama melihat sang pengajar, kearas, mungkin agak sedikit tegas, dan pasti super sibuk. Karena pas baru datang saja beliau sudah meladeni telepon yang masuk entah siapalah itu yang berada di seberang hubungan sana. Yang pasti membahas tentang dunia medik juga sih...(maaf dok, gak sengaja kedenger..^^)

Tapi ternyata kesan pertama belum tentu menunjukkan pribadi orang tersebut. Ketika kuliah dimulai dengan perkenalan sesaat dan introduction yang basi banget buat diulang apa lagi kalo bukan “kenapa kalian memilih jurusan ini??”. Haduh dok...itu mah pertanyaan yang ditanya pas awal-awal...tapi ternyata ada maksud dibalik pertanyaan itu. Tidak lain dan tidak bukan kalau dokter itu memastikan bakwa kita duduk di kuliah pada saat sekarang ini tidak hanya sekedar 4D, Datang, Duduk, Dengarkan, Diam. Tapi kita harus menghayati setiap materi yang akan disampaikan. Dan dari situlah sebuah motivasi baru muncul dalam diri ku, mungkin pada diri teman-teman yang lain. Pokoknya seru banget deh...^^

Selama kuliah berlangsung, beliau menjelaskan secara rinci, urut, dan terang. Meskipun pada saat itu terjadi kesalahan teknis. Slide materi yang seharusnya diberikan hari itu malah tidak ada. Dan akhirnya tanpa membuang waktu sang dokter atau pengajar menggunakan cara ceramah dalam menyampaikan materi kuliah saat itu. Tapi gak kayak kuliah-kuliah sebelumnya yang walaupun pake slide tetep aja tingkat kefokusan gue gak kurang dari setengah perjalanan materi diberikan. Namun kali ini meskipun tanpa slide tetep bisa fokus hingga kuliah berakhir.

Oke, kita skip bagian metode pemberian kuliah tanpa slide-nya si dokter. Kita lanjut ke judul awal...
Cerita punya cerita, ternyata si dokter ini dulunya bercita-cita ingin jadi sarjana ekonomi. Karena beliau ingin menolong orang lain yang kesusahan dengan ilmunya itu. Seperti yang dokter bilang pada awalnya dipikiran beliau saat itu yang bisa menolong kesusahan orang lain tolok ukurnya adalah uang. Dan dari situlah mengasa sang dokter muda dulu ingin menjadi sarjana ekonomi. Namun karena tuntutan dari orang tualah yang menjadikan impiannya itu mesti berubah 180o menjadi sornag dokter. Alhasil beliau menurut apa kata titah ibundanya. Sampailah pada titik akhir dimana selama menjalani kuliah untuk menjadi seorang dokter, beliau tidak terlalu menghayati. Hanya sekedar memenuhi standar kelulusan tanpa menghayati setiap materi yang diberikan. Alhasil, ketika koas berlangsung di semester akhir, timbullah keinginan dokter untuk menjadi sorang dokter yang bersungguh-sungguh menjalani tugasnya. Karena pada suatu kejadian yang mungkin menjadi titik balik sang dokter yang membuka mata hati dokter tersebut agar menjalani profesinya sekarnag dengan sungguh-sungguh, bukan karena paksaan atau tuntutan.

Alkisah, ketika sang dokter muda sedang menjalani masa koas sebagai dokter muda, datanglah seorang ibu yang membawa anaknya dengan diagnosa demamberdarah (maaaf, gue gak tau bahasa medisnya, tepatnya lupa..) stadium akhir, karena sudah keadaan mimisan. Si ibu meminta tolong pada dokter muda ini untuk menolong nyawa anaknya tersebut. Karena sang dokter dalam keadaan sedang koas, maka yang hanya bisa dia lakukan adalah mengecek sign vital si anak (karena memang itulah kerjaannya koa) dan mencatat setiap keadaan si pasien lalu menyerahkan catatan itu kepada dokter ahlinya. Singkat cerita, sianak berhasil tertolong nyawanya. Dan si ibu sangat-sangat berterima kasih kepada sang dokter muda ini karea telah menolong anaknya. Sang dokter muda berfikir, “jika ibu ini datang kepada dokter yang kerjanya asal-asalan, dalam tanda kutip gak profesional, gimana jadinya si anak ibu ini ya?”. Akhirnya muncullah tekad si dokter untuk berjanji akan menolong orang lain dengna profesinya sekarang secara profesional dan bersungguh-sungguh.

Intinya...si dokter sekarang menjalani hidup dengan tekad mengabdi pada masyarakat yang membutuhkan. Bagaimana dengan mimpinya ketika ingin menjadi seorang sarjana ekonom??. Cerita punya cerita si dokter sekarang meiliki perusahaan yang bergerak di bidak medis, dan beliaulah yang mengepalai perusaan tersebut. Dan sekarang...impian beliau dulu dan sekarang b erjalan beriringan. Yah karena itu tadi...tak pernah berhenti bermimpi, jika punya tekad yang kuat dan niat, serta berusaha lebih, maka semua itu akan tercapai dengan sendirinya.

Dan sekaran, semangan itu tertular kepada gue, yang menyimak dengna seksama setiap momen yang beliau ceritakan di sela-sela kuliah. Itulah yang membuat mimpi gue selama ini muncul kembali.
Kawan, tahukah kalian...sebetulnya gue sudah merasa cocok dengan jurusan yang gue ambil sekarang ini, namun ayah masih memiliki harapan ke gue dan memberikan suatu amanah ke gue untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih yaitu menjadi sorang dokter. Hummm....gue sih percaya aja akan hal itu, namun gue masih memikirkan soal biaya kedepanya. Berdasarkan fakta yang gue tahu, untuk menjadi sorang dokter itu butuh biaya yang gak sedikit kawan..selain itu butuh semangat yang gak luntur, serta harus mampu bersaing dengna orang-orang yang notabene mereka memang sudah biasa berkecimpung di dunia medis, dengna kata lain mereka dari keluarga cokter juga. Tapi gak menutup kemunginan juga yang gak dari keluarga dokter bisa ikutan disitu juga, tergantung kitanya juga sih..hehehe

Yah, itulah dia. Sekarang gue sedang menyusud main map gue yang baru, namun dengan 2 strategi berbeda. Jika strategi ke-1 gagal, maka gue melanjutkan yang ke-2. ....
Semangat buat semuanya...semoga impian dan harapan gue serta teman-teman yang membaca blog gue ini juga ketularan semangatnya.....oke ^-*
“MAN JADDA WA JADDA”*
*NEGERI 5 MENARA

Minggu, 01 Mei 2011

MY CHILDHOOD

"have you seen my chidlhood" (song by: MJ)

Kawan..pernahkan kau mengetahui dongeng tentang peterpan. Seorang bocah lelaki yang ingin terus menjadi anak kecil sepanjang hidupnya??

Mungkin hal ini hanya bisa terjadi dalam dongeng saja. Namun tahukah kalian...kalau masa kecil itu merupakan masa yang penuh dengan kebahagiaan.mungkin hal inilah yang mendorong si pengarang dongeng peterpen membuat hal demikian. Menjadikan tokohnya ingin terus hidup dalam dunia anak-anak. Mungkin kalian pernah merasakan masa itu, karena setiap manusia pastilah pernah melewati masa-masa itu.betabpa menyenangkan bukan masa kanak-kanak itu??? Meskipun tidak semua anak-anak bisa merasakan kebahagiaan yang sangat menyenangkan itu. Namun pastilah setiap individu punya caranya tersendiri untuk membuat masa itu menjadi berkesan dan takkan pernah terlupa.

Andaikan masa bisa diputar kembali, atau ada alat yang bisa membuat manusia kembali kemasa yang diinginkan serta dalam kondisi yang diinginkan, pastilah sudah membuat waktu menjadi kacau, karena setiap orang ingin kembali kemasa yang diinginkan untuk mengulang kesalahan atau hanaya sekedar merasakan atmosfer kenangan saja. Ah...tapi itu hanya ada dalam cerita atau dongeng, atau bahkan kartun animasi yang sering kali aku tonton saat kecil bahkan sampai sekarang pun masih.

Ya..jika aku di berikan kesempata untuk kembali kemasa itu, takkan ku sia-siakan kesempatan itu. Bukan untuk menebus kesalahan atau kekeliruan yang aku ambil dimasa itu, aku hanya ingin merasakan kembali semangat ku yang dulu pernah ada, mimpi-mimpiku yang telah ku ukir dalam asa, dan keceriaan serta kebebasanku .

Mengapa aku tiba-tiba menulis demikian kawan...sungguh aku tergugah ketika membaca novel yang menceritakan tentang masa kanak-kanak dengan sejuta dunianya yang pernah kulalui sebelumnya. Dan ditambah dengan iringan musik anak-anak jaman dulu karya sherina dengan judul pelangiku, menambah kerinduanku akan masa itu. Yah..masa dimana aku belum kenal dengan yang namanya masalah dan kewajiban. Dimana aku masih bisa dengan bebas berlari kesana-kemari, berteriak lantang, mengadu lomba dengan kawan sebaya, masih berbantah-bantah dengan ibu ketika disuruh, atau sekedar merengek meminta sesuatu yang aku inginkan. Ah......itu sudah berlalu 12 tahun, namun atmosfer itu masih terus menggelayut di dalam benakku. Tak bosannya aku memutar kembali kenangan itu dengan berbagai caraku sendiri. Dari mulai membuka album kenangan yang terekam dalam foto, mengulang cerita bodoh waktu kecil, sampai sibuk mencari tembang kenangan masa kecilku, salah satunya lagu sherina yang merdu dilantunkan oleh penyanyinya dengan tema dunia anak-anak .

Baru tersadar ketika dewasa ini. Ketika aku kecil, sering kali aku ingin cepat dewasa, karenan menurutku menjadi dewasa itu lebih asik. Karena semua dikerjakan sendiri, mengambil keputusan sendiri, dan sudah diperbolehkan ini-itu sendiri tanpa perlu meminta ijin orang tua. Ah...betapa sederhananya pemikiranku dulu. Terkadang aku menertawakan diriku sendiri ketika teringat impian itu. Namun ketika itu semua aku lalui..pikiran itu malah berubah jadi menyebalkan. Awalnya aku tidak menyangka secepat ini berlalunya masa kecilku, walaupun memang waktu itu berjalan sangat cepat seiring banyaknya kegiatan menyita waktu dan lain sebagainya. Hingga gerbang dewasapun akhirnya tiba didepan mata. Sedikit demi sedikit ku mulai tidak nyaman dengna perubahan yang terjadi, dari mulai aktifnya hormon-hormon puberitas hingga perubahan fisik yang wajar terjadi. Memang lumrah jika rasa tidak nyamanku ini muncul ketika awal puberitas, tapi inilah awal aku mengetahui kalau dunia dewasa itu tidak sesederhana yang aku impikan kala kecilku dulu.

Dulu aku sempat berifikir kalau bersekolah tingkat SMP itu menyenangkan. Karena ada pelajaran yang baru dan lebih aplikatif untuk dipelajari. Serta pergaulannya sudah mulai meluas. Namun setelah aku melaluinya, sungguh aku ingin kembali kemasa duduk di bangku sekolah dasar. Karena banyak sekalai tuntutan yang harus dipenuhi agar bisa dianggap lulus dalam mata pelajaran itu. Ah...masa kecil memang menyenangkan

Dulu aku sempat berfikir kalau bersekolah tingkat SMA itu menyenangkan. Karena kita sudah boleh memegang uang sendiri, memiliki banyak teman, penampilan lebih sedikit seperti orang dewasa, bicarapun mengenai hal-hal yang dewasa. Serta tidak susah lagi mencari pakaian atau sepatu untuk kita kenakan. Karena pakaian dewasa sangat bagus dan terlihat elegan. Serta banyak merk yang terkenal juga. Serta untuk suksesnya juga cepat. Namun setelah aku melaluinya, tidak banyak yang berbeda, sama saja seperti masa SMP. Malah tuntutannya lebih banyak dan lebih rumit persyaratannya. Serta kita dituntut merangkai masa depan sendiri.

Dulu sempat berfikir kalau bersekolah tingkat perguruan tinggi itu menyenangkan. Karena kita bisa jauh dari orang tua, mengurus diri sendiri, boleh bepergian jauh sendirian, membelanjakan uang sendiri yang pasti sudah boleh memegang kartu ATM sendiri. Itu suatu keinginan ku waktu kecil, menggunakan mesin penghasil uang sendiri..hahahaha imipian yang sangat sederhana bukan??. Namun setelah aku menjalaninya sekarang, terasa menyusahkan...malakukan semuanya sendiri. Jika lengah sedikit mengatur waktu, maka semuanya jadi berantakan. Bahakan jika sedikit salah mengatur uang taruhannya adalah perut tak terisi. Salah mengambil tindakan, bisa jadi mengundang musuh. Salah mengampil keputusan, resiko ditanggung diakhir. Pokoknya serba penuh ketelitian deh...

Dulu sempat terfikir kalau cinta itu menyenangkan karena orang dewasa selalu menyebutkannya, namun setelah aku tahu, bahwa cinta tidak sesederhana itu...namun sejatinya ada cinta yang memang dilahirkan untuk membahagiakan satu sama lain bukan saling menyakiti. Ah...untuk itu aku masih terlampau jauh, cukup cinta ibu dan ayahku saja yang aku tahu dan juga cinta pada tuhanku dan teman-teman terbaikku untuk saat ini.

namun sisi positifnya adalah..aku bisa mewujudkan apa yang aku impikan kala kecilku itu. Semua tinggal kenangan kala aku mengukir impian itu hanaya dalam asaku, dan kini satu demi satu sudah terwujud. Meskipun masih panajang perjalanan ini, namun aku masih bersyukur bisa melewati masa-masa itu dengan kenangan yang akan terus ada dalam ingatan remote ku ini....

Jumat, 29 April 2011

USIL YANG BIKIN SIAL

“niatnya mau ngerjain buat ngasih kejutan ulang tahun tapi kok...jadi kayak gini yak...”


Temen gue baru kemaren ulang tahun, nah karena tradisi anak kuliah (gak anak kuliah sih...anak tetangga juga..apaseeehhh!!!!) ‘nyeplokin’ yang ulang tahun pake berbagai bahan masakan yang ada di dapur, terjadilah aksi itu seusai jam kuliah terakhir. Kala itu jam terakhir adalah jam 4, sore-sore enak kan ngerjain orang (ya iyala..kalo dikerjain itu yang gak enak..hehehehe). nah udah tuh kita abis-abisan bikin dia belepotan udah kayak adonan kue yang siap di oven aja...ahahahaha(gak kebayang gimana jadinya kalo di oven tuh anak..).
Nah udah gitu gue punya rencana lagi buat ngerjain dia yaitu bikin dia nangis. Usul temen gue sih di umpetin aja duit “danus”nya. Okeh dari pada bingung bertanya-tanya “emang siapa sih yang ulang tahun?”, atau “kok duit danus yang diumpetin, kenapa gak HP ato duitnya aja yang diumpetin?”, ato loe bertanya “siapa sih nama anak yang lagi di omongin ini?”...mending gue kasih tau sedikit ceritanya.

Jadi begini, temen gue yang paling cerewet ini, tapi paling pinter juga kalo lagi debat (cie..dipuji), dan juga paling mangap kalo lagi ada kuliah, dan juga super-duper galauan orangnya, berulang tahun yang ke 19..nah pas dia ulang tahun tuh pas lagi persiapan acara sosial kita dan dia di amanahkan sebagai bendahara. Otomatis urusan duit alias uang di tangan dia semua (wess...tangannya selebar apaan yak kalo duitnya banyak dan dipegang dia???wkwkwkw). nah waktu itu kita lagi ngomongin buat “ngerjain” dia di hari ulang tahunnya. Gue punya usul “gimana kalo kita ngerjainnya sampe dia bener-bener nangis?, tapi diapain yak???” . terus temen gue usul “gimana kalo kita sumpetin duit danusnya???pasti dia nangis kan..nah pas lagi nangis itu kita kasih kejutan”...
Singkat cerita, pada hari ulang tahunnya, rencana kita belum berhasil. Karena dia selalu mengawal dompet danusnya kemanapun dia pergi. Akhirnya pas di ‘ceplokin’ itu, kan tasnya diamanin sama sang ketua, nah gue kasih tahu rencana gue selanjutnya. Akhirnya dengan akal bulus seorang joker...hahaha secepat kilat gue ngambil sebagian duitnya itu. Dan ternyata dia melihat..#oh tidakkkk!!!!! Panic.com
Tapi karena situasi dia lagi gak kepikiran kalo duitnya diambil, jadi dia hanya berteriak “eh tas gue loe masukin apaan tuh?????”
Seketika itu juga gue ;angsung lari kalang kabur bak seorang maling yang ketauan...akhirnya gue serahkan duit itu kepada bendahara 2. #selesai

Keesokan harinya, tepatnya hari ini, pas lagi makan siang jumat dan anak-anak yang lain lagi pada ngerjain paper buat tugas bahasa inggris besok...dengan tiba-tiba dia memecah keheningnan jumat siang ini. Dimana anak-anak cowo lagi pada solat dengan khusuknya...
“eh tau gak sih..duit danus ada yang ngambil tau...” (dengan nada khawatir mau nangis)
“ilangnya berapa? Dimana?” tanya temen gue yang lain.
“gak tau,mungkin kemaren pas gue lagi di ‘ceplokin’ ama anak-anak..kan ada yang megang tas gue, nah mungkin itu kalo. Tapi gue gak mau su’udzan...” (mulai menitikan air mata)
“emang siapa yang megang?” tanya temen yang lainnya lagi.
“ihhh...gue gak mau su’udzan. Dapi gue yakin itu ada yang buka-buka tas gue...gue liat...ih..gue takut nih, uang yang ada sekarang tinggal 5jt, padahal kan lebih...nah itu yang diambil..huuuuuuu” (air matanya mulai deres)
*deg...

Gue sesaat panik juga...haduh...kok dia nangisnya disaat anak-anak pada gak ada sih..ah, sial...rencana gue berantakan kan.....tapi sumpah gue mau ketawa pas ngeliat dia nangis, bukan maksud jahat. ..sory ya ma....

Nah gue berusaha ber-empati dengan keadaan kayak gini. Gak mungkin kan gue ketawa-tawa...hah cari mati gue!!!!
Terus lama-lama tangisan ini bener-bener buat gue takut, bukan karena tangisannya seperti kunti-kunti, tapi sambil nangis dia sambil ngancem
“pokoknya gue gak mau lagi megang tuh duit..gue takut, pokoknya gue mau tau siapa orangnya. Kalo becanda jangan keterlaluan gini dong. Udah cukup kemaren gue di aniaya gitu. Kalo mau becanda jangan kayak gini dong. Masalahnya ini bukan duit gue...huu,huuu,huuuu...kalo sampe gue tau orangnya, gue mau gampar tuh orang, gue gka mau liat tuh orang yang becandain gue kayak gini. “

*deg-deg...

Seketika gue langsung panic mode on...gue takut dia udah tau kalo gue yang ngerjain dia. Haduh...gawat banget nih...gue gak mau cari musuh di kampus ini...oh goooddddd!!!!!!
Dan temen gue langsung melirik gue...#dzinggg
Singkat cerita gue langsung merasa bersalah udah ngusulin ide gila ini. Emang sebelumnya gue udah dikasih tau kalo ini tuh bahaya banget, tapi dengna entengnya gue jawab “udah tenang aja”
Akh...bego-bego gue langsung panic se panic-panicnya...ouh...
Langsung gue berunding dengan anak-anak yang udah pada tau rencana gue, tapi karena gue keburu takut duluan gue langsung mutusin buat mengaku sekarang. Dari pada besok..kan gak tau dia masih marah apa gak..
Akhirnya dengan rasa deg-degan juga...gue langsung menghampiri temen gue yang udah sedikit tenang hatinya namun matanya udah bengkak gara-gara air matanya sangat-sangat deras mengalir (novel banget bahasa gue..)
Dengan dibantu teman-teman yang lain akhirnya dia berhasil mau dengerin penjelasan gue. Dan akhirnya....yah seperti bisa anda bayangkan....oh bukan..gue bukan digaplok ama tuh anak, tapi langsung di nasehatin “loe tau gak yang loe ambil itu berapa?”
“gak tau ma...”
“gue juga gak tau itu ada berapa makannya jangan diambil...”
Lahhh....??? ya udah akhirnya kita tertawa kembali sambil mengingat tadi si korban menangis tersedu sedan...hiks-hiks...
Gue tau perasaan loe pas loe nangis cinta..makanya gue gak tega ngebiarin loe gitu sampe besok...akh..gue gak mau cari musuh..cukup setan aja yang jadi musuh gue, jangan manusia..hehehe

Okeh...gue berharap besok dia gak memendam amarah ama gue..karena jujur dia tuh orangnya asik buat diajak curhat, sharing , bercanda, diskusi, sampe shopping...ehehehehe

Hope u’r drema come true cinta....love u :*

Jumat, 15 April 2011

RINDU SEGITIGA SEJATI


Bahagia rasanya mendengar suara mereka dari balik telepon selular. Walaupun hanya suara tapi keceriaan mereka tak pernah luntur. Meski aku tahu mereka sudah seharian bahkan belakangan ini sibuk dengna pekerjaan mereka demi menghidupi anak mereka yang satu ini. Yah...begitulah jika rasa rindu mulai bersemi dalam relung hati mereka. Kala mereka merindukan anak perempuannya yang jauh disana.

Sekilas pembukaan dalam blog gue kali ini...entah kenapa gue ngerasa setiap mereka nelepon gue dan menghabiskan waktu malam gue dengan mereka, rasanya gue beruntung banget jadi seorang anak tunggal yang mendapat perhatian lebih dan kasih yang lebih pula, tapi tidak memungkinkan untuk mendapat harta lebih...hehehehe (kidding my paretns)

Untuk kesekian kalianya gue ditelepon dan bercanda via telepon oleh mereka. Rasanya sengenggggggg banget bisa mendengar tawa mereka,curhat mereka seharian ini....ya Allah aku mulai nangis nih... :”””(

Gak tau kenapa telepon kali ini menyadarkan gue akan satu hal yaitu rasa kangen...
Tapi yang bikin gue tecengang adalah analisis rindu segitiga yang di hipotesa oleh abi. Beliau bilang rindu keluarga kita adalah rindu segitiga sejati. Kata-kata “SEGITIGA SEJATI” membikin hati gue bergetar. Kenapa???? Yah karena emang nyatanya seperti itu. Dalam hipotesa, beliau menyimpulkan bahwa kami bertiga ini gak rindu satu sama lain tapi menjalin kerinduan yang saling berhubungan yaitu abi gue kangen berat sama gue tapi jujur gue gak begitu kangen sama abi (jahat banget sih gue!!!!) nah gue tuh kangen berat sama umi tapi umi gue gak terlalu kangen berat sama gue,selanjutnya umi gue yang kangen berat sama abi gue kalo abi gue lagi pergi ke jakarta atau kemana aja pasti yang paling kangen tuh umi gue...ahahahahah
Itulah kesimpulan SEGITIGA SEJATI nya abi gue. Pas beliau ngejelasin gitu, gue langsung berfikir iya juga yah....bener juga apa yang disimpulin abi gue tentang kerinduan segitiga kami. Tapi kenapa abi gue sering banget ngomong kalo gue tuh gak kangen sama beliau, tapi kangennya sama umi gue. Nah gue kan gak enak kalo ngaku, padahal yang kangen berat itu abi gue ke gue....gak tega ngebuat hati abi gue hancur gara-gara jawaban TIDAK yang dengan lancarnya mengalir di suara gue,akhirnya gue mengalihkan...”gak kok,ifah kangen semuanya gak Cuma kangen umi aja, sama abi juga...”

Tapi emang bener sih, gue selama jauh dari orang tua, kerinduan gue yang teramat berat Cuma kerinduan ama umi gue aja, kalo sama abi...yah bisa dibilang Cuma 40%....

Entah kenapa, gue kangen setiap tingkah laku jutek umi gue kalo beliau lagi kesel, gue kangen masakan beliau, gue kangen setiap perintah beliau yang selalu membuat gue mengingat semua daftar belanjaan, setiap wangi badan beliau yang gue anggap itu wangi yang jarang banget gue temuin...hahaha yang paling gue kangenin adalah wajah lelahnya kala telrelap dalam tidur, itu yang bikin gue kangenin....:”). Setiap kerut yang mulai terlihat diwajahnya menandakan betapa berat dan betaba sabarnya beliau dalam mendidik gue mulai dari kecil samapai besar dan seperti ini.

Intinya gue kangen semuaaaaaa!!!!!!
ABI-UMI....ifah kangen berat sama kalian....doakan anakmu ini supaya dimudahkan dalam segala urusan,agar bisa lebihcepat berkumpul dengan kalian....!!!!!!!!!

Rabu, 30 Maret 2011

satu setengah semester bersama kalian


Gak kerasa sudah 1 tahun berlalu (belon deng baru 1 setengah semester) dan gue ngejalanin satu tahun belakangan ini dengan identitas baru sebagai MAHASISWA. Woooow, dari namanya aja udah MAHA, berarti suatu bagian terbesar dari suatu unit..(hahahaha, apa sih???)

Yak, setahun gue ngejalanin aktifitas yang baru. Mulai dari hidup sampai lingkungan yang baru pula. Bersyukur masih bisa ketemu semester baru...hehehehe
Setahun keMAHASISWAAN gue, apa yang gue dapet???
Oh tentunya banyak...mulai dari bertambahnya temen di friend list FB gue, bertambahnya koleksi foto gue, bertambahnya hubungan gue yang tadinya single jadi in relationship (ah, itu hanya hapiscora, anggap aja kentut...) dan yang pastinya gue dapet ilmu baru yang gak gue dapet di masa sekolah dulu.
“pengalaman mengajarkan segalanya” yak, itulah jargon kita kali ini (kita???) #hapiscora

Oh iya satu lagi, bertambahnya perbendaharaan kata di LTM (long term memory) gue, yang kebanyakan gak jelas gitu, yang penting HASEEKKK!!!!

Kalo di runtut lagi kemasa lalu, alias di flash back lagi, wah banyak banget dah pengalaman baru yang gue dapet. Mulai dari suka duka sampai yang paling ngakak juga ada. Mulai dari tempat kost, sampai tempat makan langganan gue. Mulai dari halaman depan sampai halaman belakang #hapiscora
Tapi kebanyakan dukanya sih dari pada suka. Tapi lebih banyak ngakaknya juga sih dari pada dukanya. Hahahaha....apa lagi ada banyak banget wanita dan pria panggilan di kelas gue (panggilan alam..ex:boker ) gak deng, becanda...tapi emang ada kok wanita dan pria penghibur di kelas gue, malahan hampir semua anak penghibur semua (mulai deh gak jelas...)

Mulai dari musibah psikologis, gara-gara ada 1 anak yang kita gak ngerti maunya gimana. Sering kali buat onar, ah pokoknya hapiscora banget deh....tapi itu terjadi di semester 1 dulu, maklum kita belum kenal satu sama lain. Tapi itulah awal mula kekompakan kita, semua pada ikutan mengambil peran dalam peristiwa itu. gue inget kejadiannya setelah kuliah anatomi hari kamis siang. Gue gak mau cerita disini karena...gue lupa..hahahaha
Selain itu musibah hilangnya properti anak-anak OT satu persatu, mulai dari HP, laptop ampe orangnya pun pernah hilang alias di culik alias di rampok...ouch...seram!!!!
“Ingat kejahatan bukan hanya terjadi karena ada niat pelakunya tapi juga karena ada kesempatan”

Lain halnya dengan duka suka punya cerita sendiri nih...
Banyaknya benih-benih cinta yang bersemi di antara anak-anak OT 10 yang tak bisa terelakkan (chaaass....bahasanya,melankolis banget dah) yup, lebih tepatnya banyak yang CINLOK. Ah tapi sayang, perbandingan anak cowo:cewe nya gak imbang 1:5  L yah tapi masih banyak kok stok di FK....hahay J. Selain itu anak-anaknya juga asik-asik jarang yang jaim, sekalinya ada yang jaim mereka pada menularkan virus-virus mematikan bagi si korban buat ngilangin rasa jaimnya itu. alhasil resep itu pun 100% MANJUR!!!!!

Adapun tempat-tempat yang jadi tongkrongan anak-anak OT adalah:
  • ·         ARH, masjid yang sangat besar banget. Tempat buat ibadah sekaligus buat ngaso, alias tidur siang juga (kalo lagi nunggu jam kuliah berikutnya). Bisa juga buat tempat ngerjain tugas di lt.3 karena ada sumber listrik alias colokan buat ngecharge laptop. Tapi hati-hati di sini banyak banget tindakan kriminal terselubung. Banyak banget Hp sampai tas beserta isinya pun raib dan hanya meniggalkan kaos kaki si korban.
  • ·         TAMJUR alias Taman Jurassic, tempat yang paling enak buat bersantai-santai sambil diskusiin materi kuliah. Selain itu asik buat tempat mojok (tapi jarang sih). Biasanya ini tempat kita nunggu kalo lagi UTS/UAS. Selain itu didekat TAMJUR ada tukang jualan nasi yang sumpah enak dan murah banget. Dan sayangnya selalu cepat hapis sebelum pukul 12 siang. Tapi hati-hati, di sini banyak banget nyamuknya, soalnya banyak pohon juga.
  • ·         Perpus lt.4, nah ini dia tongkrongan paling mengasyikan. Walaupun namanya perpus, tpai perpus ini beda banget. Selain buat diskusi, ngerjain tugas, tempat janjian kalo ada tugas kelompok yang dikerjainnya mepet-mepet ama deadline, disini juga tempat buat cuci mata. Soalnya banyak banyet dokter-dokter muda atau calon-calon dokter yang nangkring disini buat ngerjain tugassnya juga. Soalnya disini kita bebas berdiskusi asalnkan jangan menggangu yang lain. Kalo di lt.1,2,3 kita gak bisa berdiskusi alias ngobrol..hehehe.
Tapi belon ada tuh yang cinlok disini, soalnya kan mereka emang fokus buat ngerjain tugas...hehehe. tapi inceran sih udah ada...(oow... o.O )

Adapun aktifitas anak-anak yang bikin gue kangenin adalah :
  • ·         Foto-foto, dimanapun, kapanpun, bagaimanapun tetep...pose!!!!
  • ·         Makan bareng, ini sering banget terjadi kalo ada jeda kuliah yang lamaaaaaaaaa bangetttttt.... biasanya kita makan di TAMJUR itu.
  • ·         Jalan bareng, kemanapun, walaupun uang kaga ada dikantong alias adanya di ATM (sombongg...) tetep aja..kancrut!!!!
  • ·         Ketawa bareng, pasti ada aja yang jadi bahan ketawaan kita. Baik itu dari ngetwain dosen, dokter yang lewat, ceng-cengin dokter yang ganteng, orang-orang sekretariat, bahan kuliah yang terkadang abstrak banget, sampai ngetawain diri sendir pun..tetep... kancrut!!!!!
  • ·         Nyanyi bareng, ini dilakukan hanya dengna beberapa orang saja...tapi tetep rame dannnnn...kancrut!!!!
  • ·         Belajar bareng, temanya sih belajar, tapi banyak ngakak, becanda ama gosipnya...tapi tetep asik aja!!!!!

Tapi yang gak bakal gue temuin adalah, anak-anak OT yang selalu kompak. Sekalipun sering banget ada masalah, tapi untuk masalah kuliah OT jagonya dong....hahaha #speak
Gak tau kenapa, mungkin karena kita berasal dari banyak daerah dan karakter jadi itulah yang membuat kita semakin dekat. Dan jujur, itu yang ngebuat gue merasa terhibur, walaupun jauh dari rumah. Gak tau kenapa mereka tuh bener-bener bisa ngebawa suasana kelas yang gak ngebosenin. Kayaknya ketemu di kampus aja gak cukup #speak
I’LL MISS YOU ARE....!!!!!! :-*

OT 10 FK UI...

Rabu, 02 Maret 2011

BAHAGIA GAK SIH????


Terkadang gue pernah berfikir kao gue terlahir di keluarga yang kaya raya mungkin enak kali yak. Semua keinginan pasti bisa terpenuhi. Karena gak mesti nunggu uangnya kumpul atau bekerja paruh waktu lagi untuk mendapatkan materi tambahan. Yah...memang di jaman sekarang tolok ukur yang aling nyata adalah UANG. Gak menyangkal sih, semuanya emang butuh itu benda untuk memenuhi kebutuhannya...

Dulu gue pernah berfikiran seperti itu. karena gue sering melihat kenyataan yang sering ada di layar televisi atau ketika gue jalan-jalan ke sebuah tempat hiburan yang dimana orang-orang yang berkunjung kesana menggunakan mobil yang gue nilai itu udah mewah banget. Gak tau kenapa gue tiba-tiba berfikiran begitu.
Dan sekarang gue kuliah di salah satu peerguruan tinggi bergengsi yang ada di ibu kota. Emang sih gue awalnya masih biasa aja. Karena gue gak kurang-kurang amat, yah lumayan berkecukupan lah (Alhamdulillah..^^). Tapi gue ketemu ama temen-temen yang lebih dari gue (secara finansial yak...).  segalanya mereka punya. Pokoknya kalo gue liat dari penampilan aja udah keliatan kalo mereka itu orang yang berpunya semua.
Dari mulai cerita-cerita mereka dan lain sebagainya. Dan gue membandingkannya dengan kehidupan gue yang serba berkecukupan. Cukup makan, cukup hidup, cukup tinggal, dan cukup-cukup lainnya (aneh yak kata-katanya... :P ). Yah, mereka bisa melakukan perawatan diri, nonton, jalan-jalan, belanja sana-sini, makan di tempat yang menurut gue mahal banget harganya, pokoknya gaya ala anak kota deh. Dan gueee?????

Sebetulnya gue masih bisa ngerasain itu sih, tapi dengan perhitungan yang sangat terperinci dulu. Gue harus mikirin adakah yang lebih penting dari bersenang-senang???  Apakah orang tua gue disana juga bersenang-senang atau merasakan perihnya hidup??? Yah, gue harus mempertimbangkan itu semua. Apa akibatnya kalo gue boros. Sebetulnya orang tua gue juga mengijinkan untuk memenuhi kebutuhan gue untuk ini-itu, tapi gue yang terkadang masih perasa banget ornagnya. Tapi toh masih ada alternatif lain yang bisa gue tempuh untuk itu semua.
Misalnya kalo gue diajak nonton, kan mahal banget tuh bagi gue tiketnya. Mendingan untuk gue makan, nah gue siasatin untuk beli kaset bajakannya aja deh di glodok...hahahah, nah kalo soal perawatan diri sebetulnya gue belon pernah ngerasain itu.. tapi gue siasatin gue luluran ala gue sendiri di kostan yang kecil ini, dan gue maskeran deh pake masker gue sendiri...hahahah, walaupunhasilnya gak sebanding tapi kepuasannya itu loh yang sama... :P
Dan soal makan, gue agak gak mempermasalahkan itu, soalnya selera gue adalah selera masyarakat kecil. Cukup tahu tempe dan sayur asem itu udah makanan berkelas yang gue rasain. Karena rasanya luar bisa.. dan pastinya lezzzzaaaatttt...mak nyussss!!!!!!! Hahahaha...itulah nikmatnya.

Kalo untuk belanja, gue bisa menahan itu, karena menurut gue, toh barang-garang gue udah banyak ini. jadi gue mesti butuh pertimbangan akan di apakan uang ini selain untuk belanja yang lain...hahahah pengiritan banget dah...

Tapi gue bersyukurnya, meskipun dalam keadaan yang serba pas-pasan, gue masih bisa ngerasain yang namanya kasih sayang kedua ornag tua gue. Mereka begitu perhatian dengan anak satu-satunya. Meskipun gue ngerasa belum memberikan kebahagiaan bagi mereka, tapi dengan serentetan prestasi yang udah gue ukir (bukannya sombong...), mulai dari jadi juara umum sampai memenangkan perlombaan di tingkat propinsi bidang diologi, lalu sempet dapet pelatihan untuk olimpiade kimia tingkat kota walaupun gak kepilih seleksi. Sampai gue keterima di perguruan tinggi negeri bergengsi yang waktu orang tua gue sekolah juga mengimpikan mendapatkan si jaket kuning itu tapi ternyata anaknya berhasil mewujudkan imipian mereka. Tapi gue rasa itu belum cukup.

Gue ngerasa belum maksimal mengabdi kepada mereka. Tapi mereka selalu mengharapkan gue apa adanya. Yang penting bagi mereka gue adalah anak yang solehah yang selalu mejaga keimanannya dan ketaqwaannya pada sang pencipta Allah SWT. Itu saja pesan mereka setiap mengahantarkan gue berangkat unutk kuliah. Karena mereka yakin apabila seseorang yang selalu ingat kepada tuhannya pastilah tuhannya akan ingat kepada hambanya dan memberikan jalan kemudahan bagi hambanya yang bertaqwa.

Yah..itu lah hal lebih yang keluarga gue miliki yang keluarga lain gak punya. Kasih sayang. Gue belon pernha ngeliat temen gue telepon keluarganya baik itu ayahnya atau ibunya sampai semesra gue nelepon ayah gue. Hahahaha... :P. Tapi emang gak ada yang melebihi perhatian sang ayah kepada anak perempuannya.

Gue ngerasa kasihan ama temen gue yang jarang banget ngerasain kasih sayang orang tuanya karena sangat sibuk dengan urusan kantornya yang banyak banget menyita waktu.

“ Terima kasih ya Allah engkau telah menempatkan aku ditengah keluarga yang selalu mengingat-Mu dan selalu mensyukuri apapun karunia yang engkau berikan. Meskipun hidup ini snagat berk=liku unutk mencapai suatu kebahagiaan, tapi kami yakin akan janjimu di akhirat kelak kepada orang-orang yang selalu bersabar dan mengingat-Mu ya Allah... jadikan keluarga ini menjadi keluarga yang selalu engkau beri perlindungan, jadikan setiap anggota keluarga ini tetatp memegang teguh agama-Mu, hanya pada-Mu kami meminta. Karena engkaulah sebaik-baiknya tempat untuk meminta...AMMMIIIIINNNNNN “